Rabu, 27 September 2017

Requirement Analysis

Requirement Analysis

Requirement Analysis Merupakan proses untuk menetapkan  layanan-layanan (services) yang
dibutuhkan customer dari sebuah system serta batasan-batasan (constraints) dalam
pengoperasian sistem dan pengembangannya.

      Requirement Analysis:
1.Membantu software engineers untuk memahami masalah dengan lebih baik.
2.Menghasilkan pemahamam tertulis (dokumentasi) dari masalah pelanggan.
3.Dimulai dengan kegiatan komunikasi berlanjut sampai pada kegiatan pemodelan.
4.Membuat  kebutuhan jadi spesifik, jelas dan tidak ambigu

Kebutuhan (Requirement)
Kebutuhan (requirement) merupakan Deskripsi/pernyataan dari layanan-layanan (services)
yang dibutuhkan customer dari sebuah system serta batasan-batasan (constraints) dalam
pengoperasian sistem dan pengembangannya.

Kebutuhan fungsional (Functional Requirement)
1.Aktivitas atau layanan yang diberikan oleh sistem. 
2.Berdasarkan pada produre atau fungsi bisnis

Kebutuhan Non fungsional  (Non-Functional Requirement)
1.Lingkungan operasional, performansi. 
2.Usability, reliability, dan security.

Stake Holder
Pihak-pihak yang berkepentingan dengan kesuksesan implementasi sistem

Teknik Pengumpulan Kebutuhan Perangkat Lunak
Interview
Tim pengembang dan klien bertemu
Tipe
Terstruktur ® spesific, closed-ended question
Tidak terstruktur ® open-ended question
Perlu perencanaan yang baik
Daftar kandidat yang akan diinterview
Waktu interview
Rencana interview untuk setiap kandidat

Tahapan Interview
Pasca interview (follow-up)
Mempersiapkan catatan
Mempersiapkan laporan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar